

- Nama: Shukaku si ekor satu (一尾守鶴 Ichibi no Shukaku) atau Shukaku dari padang pasir (砂の守鶴 Suna no Shukaku)
- Jenis: Tanuki (Anjing rakun atau raccoon-dog dalam bahasa Inggris, binatang asli Jepang dan beberapa daerah di sekitarnya)
- Jinchuuriki: milik Gaara dari Sunagakure.
- Kemampuan khusus: Menembakkan meriam angin yang terkonsentrasi menggunakan chakra
- Status: Ditangkap dan diserap oleh Akatsuki
Shukaku
adalah nama salah satu Bijuu yang berbentuk seekor rakun atau Tanuki
dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara
yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu
berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan
senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari
jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin.Tato ungu diseluruh
tubuhnya menandakan julukannya sebagai dewa angin.
Gambaran
Tanuki yang konyol masa kini telah dikembangkan sejak era Kamakura.
Mereka digambarkan seperti anjing rakun besar dengan skrotum yang
berukuran raksasa yang menggambarkan Tanuki dalam pandangan artistik
yang deskriptif. Tanuki biasa digambarkan dengan testikel mereka yang
menggantung di punggung atau dijadikan gendang. Tanuki biasa digambarkan
juga dengan perut yang ekstra gendut. Perut mereka juga biasa
digambarkan sebagai gendang yang ada di gambaran untuk konsumsi
anak-anak di Jepang. Laporan lain mengatakan bahwa Tanuki ialah anggota
masyarakat yang tidak berbahaya dan produktif. Beberapa kuil memiliki
cerita tentang Tanuki yang bisa menyamar. Kisah yang populer salah
satunya ialah Bunbuku Chagama yaitu seorang biksu yang ditipu Tanuki
yang mengubah diri menjadi ketel teh. Ada pula yang mengatakan Tanuki
sering menipu pemburu dengan menjadi ranting pohon dengan merentangkan
tangannya dan menunggu pemburu menjauh dan menjatuhkan diri dari pohon.
Terkadang Tanuki juga menipu para pedagang dengan menukarkan barang
dengan dedaunan yang mereka sihir sehingga menyerupai uang. Ada juga
yang mengatakan kalau daun adalah bagian dari ritual sihir mereka.
Patung
Tanuki biasa ditemukan di halaman warung dan kafe di Jepang. Biasanya
mereka memakai tutup kepala mangkuk dan memegang botol sake. Shukaku
sendiri berarti "peminum" yang sesuai dengan gambaran Tanuki itu
sendiri. Kebanyakan patung menggambarkan Tanuki dengan perut besar,
dimana ada pula yang menggambarkan skrotum besar sebagai tradisi. Itu
juga bisa berarti kesuburan dan kecukupan.
Peperangan Sembilan Dewa
Shukaku
bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali
kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri
melawan Yamata no Orochi.






0 komentar:
Posting Komentar